JAKARTA - Presiden China Xi Jinping akan berpidato di hadapan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Indonesia. Pidato ini adalah yang pertama kalinya dilakukan oleh pemimpin negara asing di hadapan parlemen Indonesia.
Xi sudah berada di Jakarta pada Rabu 2 Oktober 2013. Kunjungan ini adalah yang pertama kalinya dilakukan oleh Xi setelah diangkat sebagai Presiden China Maret 2013 lalu.
Selama di Jakarta, Xi akan mengawal penandatanganan berbagai perjanjian kerjasama dengan Pemerintah Indonesia. Sebagian besar kerjasama itu berkutat pada sektor sumber daya alam yang ada di Indonesia. Demikian diberitakan Reuters, Kamis (3/10/2013).
Desakan untuk meningkatkan kerjasama dengan Indonesia, sangat jauh berbeda ketika hubungan antara Indonesia-China mendingin pada pertengahan 1960. Khususnya dengan adanya tuduhan China berada di balik peristiwa pemberontakan Partai Komunis Indonesia (PKI) pada September 1965.
Baru pada 1990, hubungan antara China dengan Indonesia mulai dipulihkan. Sebelumnya, Pemerintah Indonesia di masa mantan Presiden Soeharto melarang apapun yang berasal dari China dan tidak memperbolehkan WNI ke China.
Beberapa anggota ASEAN juga memiliki konflik tersendiri dengan China, khususnya mengenai klaim teritorial Laut China Selatan. Meski Indonesia bukan negara pengklaim, Indonesia terus aktif mengupayakan proses pemecahan masalah melalui jalan damai.
Setelah mengunjungi Jakarta dan melakukan pembicaraan dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Xi akan bertolak ke Bali untuk menghadiri pertemuan APEC. Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama dijadwalkan turut menghadiri pertemuan ini.

Posting Komentar